Yayasan Jenewa Madani Indonesia mendukung upaya penguatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kegiatan Monitoring dan Peningkatan Kapasitas SDM Puskesmas dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Biak Numfor pada 14–16 September 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan penerapan standar gizi dan keamanan pangan berjalan dengan baik, mulai dari perencanaan menu, pengolahan makanan, hingga pendistribusian kepada penerima manfaat.
Monitoring dilakukan melalui kunjungan langsung ke dapur SPPG Sorido 1 dan 2 untuk melihat proses pengelolaan makanan, penerapan higiene dan sanitasi, penyimpanan bahan pangan, serta ketepatan distribusi. Kegiatan ini juga memperhatikan tantangan lokal, seperti ketersediaan air bersih, akses antarwilayah, fasilitas penyimpanan, dan pemanfaatan pangan lokal yang dapat mendukung penyediaan makanan bergizi serta kunjungan juga ke Lokasi penerima manfaat yaitu SD Al Madinah, SD Inpres Sorido serta Posyandu Mambruk serta Alpukat 1
Hasil monitoring selanjutnya dibahas bersama dalam workshop lintas sektor untuk mengidentifikasi masalah, menentukan prioritas perbaikan, dan menyusun rencana tindak lanjut. Rangkaian kegiatan juga mencakup peningkatan kapasitas tenaga Puskesmas dan pengelola SPPG terkait standar gizi, keamanan pangan, higiene dan sanitasi, serta mekanisme pengawasan dan penanganan insiden keamanan pangan.
Kegiatan ini melibatkan Kementerian Kesehatan RI, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Pemerintah Daerah, Puskesmas, dan Pengelola SPPG. Melalui kolaborasi ini, Yayasan Jenewa Madani Indonesia bersama para pemangku kepentingan berharap pengawasan dan pengelolaan Program MBG di Kabupaten Biak Numfor semakin optimal, sehingga makanan yang disediakan tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
