Biak Numfor, Papua, September 2026 — Sekolah tidak hanya menjadi tempat anak belajar, tetapi juga lingkungan penting untuk membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini. Untuk mendukung hal tersebut, UNICEF dan Yayasan Jenewa Madani Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor didukung oleh Pemerintah Jepang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pedoman, Orientasi Pemantauan, Stratifikasi UKS/M, dan Media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Gizi bagi Satuan Pendidikan di Kabupaten Biak Numfor pada 14–16 September 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M), sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak.
Peserta kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan sekolah dari jenjang PAUD/TK hingga SMA sederajat di Kabupaten Biak Numfor. Melalui diskusi kelompok, peserta diajak mengidentifikasi kondisi, kendala, serta kebutuhan penguatan UKS/M di satuan pendidikan. Proses ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah, Puskesmas, dan sekolah melakukan pemantauan secara lebih sistematis serta memperkuat koordinasi antara Tim Pembina UKS/M dan Tim Pelaksana UKS/M.
Rangkaian kegiatan juga mencakup sosialisasi media KIE gizi dan penguatan praktik hidup sehat di satuan pendidikan. Materi yang dibahas meliputi gizi seimbang, perilaku makan yang baik, keamanan pangan, higiene penjamah pangan, serta kebersihan dan sanitasi kantin sekolah. Khusus bagi satuan PAUD, peserta juga diajak membahas cara mengenalkan edukasi gizi dan membangun kebiasaan makan sehat melalui kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan usia anak. Pembahasan turut mengaitkan penguatan UKS/M dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui kegiatan ini, sekolah diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh ke dalam rencana aksi sesuai kebutuhan masing-masing, sementara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait dapat memanfaatkan hasil identifikasi sebagai dasar penguatan pembinaan dan pemantauan UKS/M secara berkelanjutan. Kolaborasi sektor pendidikan, kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan lingkungan belajar yang sehat serta mendukung kesehatan, kesejahteraan, dan kesiapan anak dalam mengikuti pembelajaran.
