Biak Numfor, Papua, September 2026 — Pemanfaatan pangan lokal menjadi salah satu upaya untuk mendukung penyediaan makanan bergizi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Di Kabupaten Biak Numfor, Papua, upaya ini diperkuat melalui Pelatihan Penerapan Menu Berbasis Pangan Lokal untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan yang berlangsung pada 10 – 14 September 2026, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Pengawas Gizi serta pelaksana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menerapkan menu berbasis pangan lokal sesuai standar gizi dan ketentuan program MBG.

Pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari penyusunan Buku Menu Berbasis Pangan Lokal Program Makan Bergizi Gratis Provinsi Papua. Buku tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan gizi, ketersediaan bahan pangan, serta kebiasaan dan penerimaan masyarakat terhadap makanan yang disajikan.

Kabupaten Biak Numfor memiliki beragam sumber pangan lokal yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan gizi, seperti keladi, ubi-ubian, ikan tuna, kacang hijau, dan jagung. Pemanfaatan bahan pangan tersebut diharapkan dapat memperkaya pilihan menu sekaligus mendukung penggunaan sumber pangan yang tersedia di lingkungan masyarakat.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai standar gizi, resep, dan ukuran porsi, tetapi juga mengikuti praktik langsung pengolahan makanan berdasarkan 12 menu yang terdapat dalam buku menu. Peserta berlatih dalam kelompok untuk menyiapkan bahan, memasak, menentukan porsi, hingga mengevaluasi hasil masakan bersama fasilitator.

Melalui praktik tersebut, peserta mendapatkan kesempatan untuk memahami penerapan resep dan standar porsi secara langsung, sekaligus mendiskusikan berbagai tantangan yang mungkin dihadapi dalam penyediaan makanan di dapur SPPG. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antarpeserta untuk mendukung penerapan menu yang lebih konsisten dalam pelayanan sehari-hari.

Pelatihan dilaksanakan melalui kolaborasi UNICEF dan Yayasan Jenewa Madani Indonesia, dengan dukungan pendanaan Pemerintah Jepang melalui UNICEF. Kegiatan ini juga melibatkan fasilitator dari tim konsultan pengembangan buku menu serta pendamping dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) dan Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI) Provinsi Papua.

Melalui kegiatan ini, peningkatan kapasitas tenaga pelaksana diharapkan dapat mendukung penyediaan makanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga memperhatikan keamanan pangan dan memanfaatkan potensi bahan pangan lokal. Dengan demikian, pelaksanaan MBG di Kabupaten Biak Numfor diharapkan semakin berkualitas dan dapat berkontribusi pada penguatan program gizi dan pendidikan anak.

By Anti